Rengasdengklok

Seorang Perwira Tinggi Kepolisian yg Tegas, yang mendapat tugas untuk memberikan ceramah mengenai "Detik - Detik Proklamasi" pada suatu Universitas merasa terganggu pada ulah seorang mahasiswa yang terkenal paling "konyol" padahal posisi duduknya pada deretan terdepan. Diam2 diliriknya ulah mahasiswa tsb yg sering sibuk sendiri kadang menggoda mahasiswi di sekitarnya, sama sekali tidak memperhatikan materi ceramah yang diberikan malah membuat kekacauan di sekitar duduknya mahasiswa tsb.
Setelah lama ditahan, akhirnya kemarahan sang-Perwira Tinggi meledak juga. Hingga ia menghardik mahasiswa tersebut.

Perwira Tinggi : Hai kamu coba berdiri jawab pertanyaan saya !!!!!!
Perwira Tinggi : Siapa yang menculik Bung Karno & Bung Hatta pada menjelang proklamasi kemerdekaan lalu membawanya ke Rengasdengklok!!!!!!

Dasar mahasiswa konyol dia berdiri sambil tersenyum berkata :
" ... Bukan Saya Pak..... Sumpah Deeeh... "
Disambut oleh Riuh Gelak Tawa Seluruh Kelas. Hingga Kelas menjadi kacau balau ngga karuan.
Merasa Tersinggung dan Dilecehkan ulah mahasiswa tsb sang Perwira langsung meninggalkan kelas dan memanggil kapolsek sambil melapor kejadian pelecehan tsb dan minta ini diselesaikan Tuntas, sambil menekankan " Berani2nya mahasiswa itu berkata bukan Saya yg menculik Bung Karno & Bung Hatta ". Dalam waktu singkat sang mahasiswa lsg digelandang ke kantor Polisi.

Hari yg sama jam 1.30 pagi Telepon berdering di rumah Sang-Perwira. Kebetulan diangkat langsung oleh sang Perwira.
Perwira : hallooo
Polisi : Selamat pagi pak, dari kantor polisi mau melapor masalah bapak tadi. Sudah kami interogasi dng segala cara pak. Setelah ber-jam2 akhirnya mahasiswa tsb bernama Dino, sudah mengaku " bahwa Dia-lah yg menculik Bung Karno & Bung Hatta, serta membawanya ke Rengasdengklok "

0 comments:

Posting Komentar